Home / Olahraga M88 / 7 Momen di Mana Manajer Menjadi Sangat Emosional

7 Momen di Mana Manajer Menjadi Sangat Emosional

​Para manajer klub jarang terlihat menunjukkan reaksi selain ekspresi kecewa, marah, tak percaya, protes, dan sebagainya. Mereka umumnya lebih banyak m88 terlihat tetap serius ketika pertandingan sudah berakhir, lalu bersalaman dengan manajer lawan.

Chelsea FC v FC Porto - UEFA Champions League

Namun, ada saat-saat tertentu di mana beberapa manajer ini tak kuasa meluapkan emosi mereka.

7. Claudio Ranieri (Leicester City Menang atas Sunderland)

​Setelah menjalani momen-momen tak terduga selama menajdi manajer Leicester City musim ini, Claudio Ranieri tak bisa menahan rasa bahagia dan haru. m88 Target semula hanya 40 poin dan sekadar bertahan.

Sekarang timnya malah menjadi calon kuat juara Premier League. Setelah pertandingan menegangkan di kandang Sunderland dan meminta Vardy mencetak gol, Ranieri akhirnya menitikkan air mata ketika pertandingan telah usai.

6. Diego Simeone (Pesan dari Anak-Anak)

​Ketika Diego Simeone datang ke Madrid untuk menjadi manajer Atletico, keluarga untuks sementara ditinggalkan di Argentina. Lalu, dalam sebuah sesi wawancara, Simeone ditunjukkan m88.com pesan-pesan dari anak dan keponakannya di Argentina

Anak #1: Ayah, kamu sekarang punya Facebook dan Twitter? Add aku! Bye, cium!

Anak #2: Ayah sudah datang di (Spanyol), Sedikit terlambat, tapi tidak apa-apa.

Anak #3: Akhirnya, Cholo, kamu sekarang di abad ke-22! Ayo, Aku sayang ayah!

Keponakan: Halo, paman! Aku lihat kamu di Facebook. Jadi… beritahu akunmu yang mana supaya aku bisa kirim pesan… sekarrrannnggg!

5. Dick Advocaat (Sunderland Bertahan)

​Ada beberapa momen mengharukan ketika Dick Advocaat masih menangani Sunderland. Ketika timnya sukses bertahan di Premier League, m88a manajer asal Belanda ini menangis bahagia.

Ketika timnya kalah terus juga menangis. Akhirnya Dick Advocaat mundur karena tak juga bisa mengangkat Sunderland dari zona degradasi di musim berikutnya, yang membuat manajer yang lebih senior dari Louis van Gaal ini menangis lagi.

4. Pep Guardiola (Gelar Keenam di Barcelona)

​Pep Guardiola dikenal sebagai manajer yang sangat emosional dalam banyak kesempatan, baik di Barcelona maupun di Bayern Munchen. Namun, tak ada yang mengalahkan link m88 ekspresi manajer Catalan ini ketika meraih gelar keenamnya untuk Barcelona sebagai manajer tahun 2009.

Pep menangis di pundak Dani Alves dan sempat dihampiri beberapa pemain lainnya, sementara mereka merayakan momen juara.

3. Jurgen Klopp (Liverpool 5-4 Norwich City)

​Momen-momen emosional bagi Jurgen Klopp sebenarnya sangat banyak. Ketika menjadi pelatih Mainz banyak terjadi momen spesial baginya, terutama saat berpisah setelah tujuh musim melatih klub yang telah membesarkannya itu.

Di Dortmund juga sama. Yang terakhir m88 link dan paling diingat mungkin momen ketika Liverpool menang secara dramatis di kandang Norwich. Luapan emosi Klopp dan para pemain seperti sedang merayakan gelar juara.

2. Rafael Benitez (Peringatan Tragedi Hillborough)

​Rafael Benitez telah menjadi salah satu manager legendaris yang dicintai The Kop. Beberapa kali Rafa terlihat menitikkan air mata termasuk ketika diumumkan sebagai manajer Real Madrid.

Rafa juga pernah hampir menangis ketika menjadi manajer Chelsea dan timnya mengalahkan Liverpool. Namun tak ada momen yang lebih emosional selain ketika ikut memperingati m88 tragedi Hillsborough.

1. Jose Mourinho (Dipecat Inter Milan dan Chelsea)

​Dipercaya orang sebagai manajer yang punya sindroma tiga tahun mungkin membuat Anda berpikir Mourinho akan ringan meninggalkan Chelsea. Ternyata hal itu tidak benar.

Mourinho kabarnya menangis m88.com ketika dipecat untuk kedua kali oleh Roman Abramovich. Di Inter Milan juga sama. Mou sempat diabadikan memeluk Marco Materazzi dan menangis,